Minggu, 14 September 2025

POSTER ISLAM 7

 

SIKAP LEMAH LEMBUT, KUCI KEBAHAGIAAN SUAMI ISTRI!

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,

الذكر لا يجعل نغمة للجوال، الذكر: قرآن أو حديث أو تكبير أو أذان، لا يجعل نغمة الجوال، ولا يجعل منبهًا على المكالمة؛ لأن هذا فيه إهانة لذكر الله عز وجل

"Kebahagiaan pasangan suami istri itu tidak akan bisa diraih dengan sikap keras dan memaksa, karena ini adalah kesalahan. Akan tetapi wajib bagi suami melihat kepada isterinya, dengan pandangan kalau dia adalah sebagai pasangannya, sebagai ibu anak-anaknya, sebagai seorang yang mengurus rumahnya, sehingga diapun akan memuliakan istrinya, sebagaimana dia ingin dimuliakan oleh istrinya."

Fatawa Nur Ala Ad-Darbi (10/13)



Membaca Al Qur'an Tanpa Menggerakkan Bibir/Lisan (Membaca Dalam Hati )
__
■♡•➖•♡•➖•♡•➖•♡•➖•♡•■
__
💟SAMA DENGAN

Tidak Membaca Al Qur'an Dan Tidak Mendapatkan Pahala Bacaan Al Qur'an

Syaik Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

Membaca Al-Qur'an tanpa menggerakkan bibir: tidak dianggap membaca, dan dia tidak memperoleh pahala membaca Al-Qur'an kecuali dia mengucapkan Al-Qur'an (menggerakkan lidah dan bibirnya)

(Majmu' Fatawa 8/363)
__⁣⁣⁣⁣
👉Silahkan Gabung Telegram Grup
https://t.me/komunitassunnah

بسم الله الرحمن الرحيم

🍂" Jangan Pernah Cabut Ubanmu!

Al Baihaqi membawakan sebuah pasal dengan judul “larangan mencabut uban”. Lalu di dalamnya beliau membawakan hadits dari ‘Abdullah bin ‘Umar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الشيب نور المؤمن لا يشيب رجل شيبة في الإسلام إلا كانت له بكل شيبة حسنة و رفع بها درجة

“Uban adalah cahaya bagi seorang mukmin. Tidaklah seseorang beruban –walaupun sehelai- dalam Islam melainkan setiap ubannya akan dihitung sebagai suatu kebaikan dan akan meninggikan derajatnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Muhammad bin Hibban At Tamimi rahimahullah -yang lebih dikenal dengan Ibnu Hibban- dalam kitab Shahihnya menyebutkan pembahasan “Hadits yang menceritakan bahwa Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan kesalahan serta akan meninggikan derajat seorang muslim karena uban yang dia jaga di dunia.” Lalu Ibnu Hibban membawakan hadits berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تنتفوا الشيب فإنه نور يوم القيامة ومن شاب شيبة في الإسلام كتب له بها حسنة وحط عنه بها خطيئة ورفع له بها درجة

“Janganlah mencabut uban karena uban adalah cahaya pada hari kiamat nanti. Siapa saja yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, maka dengan uban itu akan dicatat baginya satu kebaikan, dengan uban itu akan dihapuskan kesalahan, juga dengannya akan ditinggikan derajat.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Sponsored by: @whi.umrohhaji

Kajiansunnah.co

,👉 Silahkan gabung di group WhatsApp MENGAJI MUSLIMAH2 
https://chat.whatsapp.com/CJ0oJSbRp9Z4bLT6LW7E3S





Tidak ada komentar: